Rabu, 31 Oktober 2012

bidang pekerjaan yang berhubungan antara psikologi dengan teknologi informasi


Sebelumnya, saya akan membahas sedikit mengenai psikologi. Psikologi di Indonesia kini sudah sangat berkembang pesat dibandingkan denga beberapa tahun belakangan. Seiring dengan pesatnya ilmu psikologi di Indonesia. Diiringi pula dengan banyaknya lulusan psikologi. Sebetulnya apa sajakah pekerjaan yang berkaitan dengan ilmu psikologi? Ilmu psikologi itu sendiri mempunyai banyak sekali cabang-cabang ilmunya, seperti psikologi klinis, psikologi pendidikan, psikologi sosial, psikologi anak, psikologi industry dan organisasi dan masih banyak lagi. Psikologi yang membahas tentang perilaku manusia hakekatnya tentu bisa masuk kedalam bidang apapun. Karena setiap bidang juga perlu adanya kajian mengenai perilaku manusia itu sendiri tentunya dengan adanya interaksi antar manusia didalamnya.
Di era globalisasi sekarang inipun penting sekali adanya penggunaan teknologi informasi, apa yang dimaksud teknologi informasi itu sendiri? Singkatnya teknologi adalah sebuah terobosan yang dapat membantu dan memudahkan kita dalam melakukan sesuatu. Dan sekarang teknologi informasi itu banyak sekali membantu kita dalam hal-hal yang sulit sekalipun.
Sekarang, kita akan membahas mengenai pekerjaan atau bidang psikologi yang menggunakan teknologi informasi atau information technology (Read : IT). Kembali kepada topik yang sedang kita bahas, apa yang bisa dilakukan oleh seorang lulusan sarjana psikologi? Sebetulnya, banyak sekali yang bisa dijadikan lahan atau peluang pekerjaan dalam bidang psikologi selain yang biasa kita sebut yaitu HRD, guru BK atau bimbingan konseling. Kali ini saya akan membahas mengenai proses pembuatan iklan yang didalamnya terdapat peluang lahan pekerjaan bagi lulusan psikologi. Dalam pembuatan Iklan tentunya membutuhkan seseorang yang ahli dalam merancang sebuah iklan itu terkemas menjadi iklan yang menarik dan membuat penonton berminat dengan produk yang ada didalam iklan tersebut, disinilah seorang sarjana psikologi dapat berperan. Pertama tama bisa dengan memilih pangsa pasar bagi produk tersebut, siapa tokoh yang akan berperan dalam iklan tersebut sehingga nantinya pesan dari iklan tersebut sampai kepada penonton yang dituju, dimana tempat yang cocok untuk melakukan proses shooting, warna-warna apa saja yang akan digunakan dalam setiap scene yang ada dalam iklan, sampai kepada durasi yang baik dan pas untuk iklan tersebut. Kesemuanya bisa dibahas dan dikonsultasikan kepada seorang yang ahli dalam psikologi. Point-point yang harus dikerjakannya tidak lepas dari peran IT. Misalnya dalam mencari modelnya seorang sarjana psikologi membutuhkan media computer dan tentunya jaringan internet untuk memantau siapa saja tokoh yang bisa dijadikan model untuk iklannya dan ingin mengadakan casting dengan penyebaran informasi melalui jejaring sosial dan tentunya hal ini bisa terlaksana dengan adanya jaringan internet. Seorang sarjana psikologi juga butuh computer yang terdapat program untuk menulis seperti Microsoft word yang akan digunakan dalam membuat kata-kata yang akan dipergunakan dalam iklannya supaya iklan tersebut memiliki durasi yang singkat namun sarat makna dan tentunya menarik untuk dibeli, tentunya pekerjaan seorang sarjana psikologi dalam pembuatan iklan sebuah produk juga bisa dipantau melalui kecanggihan kamera cctv yang bisa dipasang diruang kerja, camera yang digunakan untuk pengambilan gambar saat casting maupun shooting berlangsung. Banyak sekali alat-alat yang merupakan IT yang bisa digunakan berkaitan dengan pekerjaan dibidang psikologi.
Jadi, seorang sarjana psikologi tidak perlu merasa khawatir terhadap kelanjutan karir yang akan dibangun setelah lulus pendidikan S1 psikologi karena pada dasarnya psikologi mencangkup banyak sekali bidang pekerjaan yang ada di zaman modern seperti sekarang ini, dan tentunya memperoleh pekerjaan yang tidak lepas dari kecanggihan dan kemajuan IT.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar